Copywriting memiliki peran yang sangat krusial karena merupakan ujung tombak dalam kesuksesan promosi dan pemasaran produk atau brand mu. Copywriting sendiri diartikan sebagai tulisan yang bersifat mengajak atau persuasif. Sedangkan menurut American Writers and Artist Institute (AWAI), copywriting merupakan teknik menulis materi pemasaran dan promosi persuasif yang dapat memotivasi orang untuk mengambil beberapa tindakan, seperti melakukan pembelian, mengklik tautan, mengajak, hingga mempengaruhi orang lain untuk melakukan pembelian.

Lantas apa bedanya copywriting dengan cara menulis pada umumnya? Seperti yang sudah dipaparkan di atas, copywriting ditujukan untuk membujuk konsumen agar membeli produk mu. Sedangkan pada menulis biasa tidak ada unsur bujukan, melainkan tujuannya hanya untuk mendidik atau menghibur pembaca. Jika kamu tidak memahami copywriting, kamu kemungkinan besar akan mengalami hal-hal berikut ini:

  • Tingkat konversi konsumen rendah
  • Traffic website stuck
  • Engagement di media sosial rendah
  • Usaha pemasaran afiliasi sepi peminat
  • dan masih banyak lagi

Setelah mengetahui perbedaan dasar ini, kamu sudah paham kan bahwa copywriting itu tidak bisa asal-asalan? Maka dari itu, sebelum memasarkan dan mempromosikan produk atau brand mu, kamu harus memahami copywriting terlebih dahulu agar kamu bisa terdengar lebih “menjual” ketika mempromosikan produk atau brand mu.

Nah,

1. Ketahui Produk atau Layanan yang Kamu Tawarkan

Kalau kamu tidak mengenal produk, layanan, atau jasa yang ditawarkan, maka kamu tidak akan bisa memasarkannya dengan baik. Kamu dapat mulai dengan membuat deskripsi produk dengan menanyakan hal ini?

  • Apa yang unik dari produk tersebut?
  • Apa saja fitur-fiturnya?
  • Apa manfaat yang didapatkan konsumen dari fitur tersebut?

Melalui 3 pertanyaan ini, kamu bisa mengetahui apa saja keunggulan produk atau layanan yang kamu tawarkan dan apa saja keuntungannya bagi konsumen. Kamu juga bisa dapat gambaran mengenai hal-hal yang bisa kamu highlight dari produk mu.

2. Pahami Kebutuhan Audiens

Mengenali audiens tidak kalah penting dari mengenali produk atau layanan yang kamu jual! Hal ini dikarenakan inti dari copywriting adalah membujuk konsumen untuk membeli dan menggunakan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Oleh karena itu, kamu perlu memahami audiens mu serta kebutuhan mereka agar kamu dapat membuat copy yang tepat sasaran.

3. Buat Headline yang Eye-Catching

Headline memanglah singkat, tetapi pembaca cenderung tertarik untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa mu melalui judul! Maka dari itu, kamu bisa cantumkan manfaat dari produk atau jasa yang kamu tawarkan dalam headline mu, sehingga calon konsumen akan tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai produk atau jasa mu.

4. Tulis Copy yang berkualitas

Meskipun headline merupakan bagian penting dalam copywriting, kamu tidak bisa melupakan bagian utama tulisan, yakni copy. Terdapat beberapa formula yang bisa kamu gunakan untuk menulis copy yang berkualitas, diantaranya:

  • Gunakan kata dan kalimat sederhana
  • Jelaskan manfaat bagi audiens
  • Gunakan subheading pada konten mu
5. Akhiri dengan Persuasi

Apapun tujuan teks copywriting kamu, kamu harus selalu menyertakan ajakan untuk melakukan aksi yang kamu inginkan, baik itu membeli produk, subscribe konten, daftar newsletter, dan lain sebagainya.

Itulah tadi cara-cara untuk mempromosikan dan memasarkan produk mu secara ampuh. Dengan menerapkan cara-cara di atas, kamu bisa meningkatkan peluang untuk produk atau jasa mu dilirik oleh banyak orang. Selain itu, kamu juga bisa meningkatkan engagement dari konten mengenai produk, layanan atau jasa mu!

Kalau kamu mengalami kesulitan dalam membuat copywriting yang jitu untuk mempromosikan atau memasarkan produk, layanan, serta jasa mu, kamu bisa coba konsultasikan ke SevenAds Indonesia secara GRATIS melalui e-mail ke [email protected]