Selebriti dan Influencer: Yang Mana Yang Paling Cocok Untuk Brand Anda? | SevenAds

Seberapa sering Anda menghabiskan waktu untuk Instagram atau Youtube? Dalam beberapa tahun terakhir ini telah terjadi peningkatan pesat dalam aktivitas media sosial. Bahkan, mungkin Anda juga pengguna aktif media sosial bukan? Seiring dengan berjalannya waktu, banyak bisnis atau merek yang juga memasuki media sosial untuk membangun hubungan dan kepercayaan dengan konsumennya. 

Yang juga dicoba oleh banyak bisnis saat ini adalah promosi melalui selebriti atau influencer di media sosial. Cara ini digunakan untuk mendapatkan lebih banyak konsumen yang berpotensi tertarik dengan produk mereka. Pemasaran media sosial melalui selebriti dan influencer memang  sangat banyak digunakan saat ini. Selebriti dan influencer juga sudah semakin mampu untuk menarik perhatian pengikutnya pada suatu produk.

Seperti yang Anda ketahui, selebriti memiliki jangkauan yang luas di media sosial karena mereka memiliki banyak pengikut. Postingan mereka tentu mendapatkan banyak like, comment, bahkan share dari pengikutnya, sehingga produk anda juga akan lebih mudah dilihat oleh lebih banyak orang. Promosi melalui selebriti terbilang cukup profesional, sehingga prosesnya lebih sederhana dan mampu mengurangi resiko. Selain itu, jika produk dipromosikan oleh selebriti, hal itu akan dipandang keren dan eksklusif. Namun, disisi lain biaya yang dikeluarkan untuk promosi melalui selebriti ini juga tidak sedikit. Lalu bagaimana dengan promosi melalui influencer?

Apakah Anda pernah menemukan seseorang yang memiliki ketertarikan pada hal-hal tertentu dan memiliki banyak follower di media sosialnya? Ya, mereka disebut Influencer. Influencer biasanya sangat aktif di media sosial. Influencer dengan selebriti tentu tidak bisa disamakan. Perbedaan diantara keduanya adalah influencer tidak harus menjadi selebriti. Influencer memiliki audiens atau pengikut tertentu di media sosial.

Promosi melalui selebriti dan influencer memang menarik bagi perusahaan dalam strategi pemasarannya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, terjadi pergeseran dari promosi melalui selebriti ke promosi melalui influencer. Mengapa? Karena konsumen lebih tertarik dengan hal yang otentik atau asli. Sering terlihat, promosi yang dilakukan oleh selebriti lebih terkesan tidak jujur dibandingkan oleh influencer. Coba bandingkan selebriti yang melakukan promosi di akun media sosialnya dengan influencer yang melakukan review produk yang seringkali mereka bilang tidak disponsori. Tingkat perhatian orang akan lebih tinggi dan mereka bahkan akan mengikuti saran dan rekomendasi yang influencer katakan. 

Dari sisi influencer, dengan biaya yang rendah, Anda bisa mendapatkan konten-konten promosi yang menarik dari influencer. Jika selebritas atau merek membuat skrip  untuk mempromosikan produk, influencer membuat sendiri kontennya. Influencer mempengaruhi pengikutnya dengan menciptakan konten yang berkualitas dengan hal-hal yang relevan, mereka menghasilkan ide dan kemudian mengubah ide-ide itu menjadi konten yang dapat diterima audiens. Mereka mempromosikan produk Anda dan memastikan bahwa kontennya juga berhubungan dengan audiens. Mereka tahu cara memasukkan produk ke dalam konten mereka sedemikian rupa sehingga terlihat jujur dan otentik.

Konten yang menarik dan inspiratif tentu akan meningkatkan keterlibatan dan kesadaran merek bagi pengikutnya. Seperti yang banyak diketahui, influencer juga memiliki hubungan yang lebih dekat dengan audiensnya, mereka juga menciptakan hubungan yang tulus sehingga memunculkan rasa saling percaya. Oleh karena itu,  pengikut mereka terutama millennials lebih cenderung mempercayai produk yang direkomendasikan influencer daripada selebriti.

Aspek penting lainnya dari promosi melalui influencer adalah influencer mampu untuk menjangkau audiens yang relevan. Meskipun mereka mungkin tidak memiliki pengikut sebanyak selebritas, tapi influencer dapat menarik minat audiens tertentu. Influencer adalah seorang spesialis pada hal-hal tertentu. Oleh karena itu, mereka membuat konten yang relevan dengan pengikutnya. Jadi, memilih influencer yang tepat akan membantu Anda untuk menjangkau orang-orang yang juga tertarik dengan produk Anda.

Lalu siapa yang harus Anda pilih, selebriti atau influencer? Sebelum memilihnya pastikan Anda mempertimbangkan bagaimana kondisi bisnis Anda saat ini, apa yang dibutuhkan oleh bisnis Anda, apa tujuan jangka pendek dan jangka pendeknya, hingga berapa anggaran untuk melakukan promosi. Setelah itu, pertimbangan lainnya adalah gunakan selebriti untuk produk Anda yang dirasa inovatif dan dapat menjangkau banyak segmentasi bisnis Anda.

Jangan lupa untuk memastikan ada kecocokan antara kepribadian selebriti, kesukaan selebriti dengan merek Anda. Jika Anda berfokus pada tujuan jangka pendek dan terukur memilih influencer adalah pilihan yang tepat. Sangat penting bagi bagi Anda untuk mengidentifikasi bagaimana dampak dari jumlah pengikut, faktor-faktor lain seperti keterlibatan, kualitas konten, dan profesionalisme dari selebriti atau influencer yang akan Anda pilih.

Baik selebriti atau influencer merupakan hal potensial yang harus anda gali keberadaanya untuk mendukung perkembangan bisnis Anda. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari promosi melalui selebriti dan influencer dapat membantu Anda memilih pilihan mana yang tepat untuk bisnis Anda. Jadi, apa pilihan Anda?

%d bloggers like this: