Pahami bedanya Reach dan Frequency sebelum memasang iklan! | SevenAds

Tahukah kamu bahwa fitur reach and frequency sangat diperlukan bagi brand yang sedang mengembangkan bisnis, terutama bagi brand yang ingin mencapai brand awareness. Kedua fitur ini memungkinkan bisnis, penjual, atau pemasar untuk menampilkan iklan mereka kepada pengguna Facebook dengan cara yang lebih efektif. Namun dalam penggunaannya memang membutuhkan trik tersendiri agar kampanye iklan Facebook Ads yang dijalankan bisa tepat sasaran.

Baca juga: 5 Kursus Online Gratis untuk Belajar Digital Marketing!

Apa itu  Reach dan Frequency?

Reach atau jangkauan adalah istilah yang digunakan dalam media sosial Facebook dengan tujuan menggambarkan jumlah pengguna unik yang sudah melihat iklan di laman Facebook. Mengapa disebut pengguna unik? Reach dalam Facebook akan menghitung satu pengguna yang melihat iklan sebagai satu meski pengguna tersebut melihat iklan yang sama hingga 2-3 kali. 

Sementara, frequency adalah istilah yang digunakan untuk pemberian informasi mengenai seberapa sering seorang pengguna unik melihat rata-rata iklan Anda di Facebook. Tentu saja informasi mengenai frekuensi pengunjung iklan sangat perlu diketahui, sehingga Anda mudah dalam memaksimalkan strategi pemasaran media sosial di Facebook. Anda dapat pula menentukan mana iklan yang berpotensi dan harus dipertahankan, mana iklan yang harus diakhiri. 

Keuntungan Menggunakan Fitur Reach and Frequency

Seperti yang telah dijelaskan di atas, fitur reach and frequency memungkinkan kamu menghitung perkiraan jumlah penayangan iklan secara lebih baik, sekaligus membantu memaksimalkan jumlah tayangan yang dilihat pengguna. Lebih jauh lagi, fitur reach and frequency membantu memaksimalkan tampilan iklan kepada target audiens yang ingin dicapai.

Baca juga: Optimalkan penggunaan Google Analytics dengan langkah berikut

Saat ini, campaign Facebook Ads dengan fitur reach and frequency juga bisa ditempatkan di seluruh platform yang bernaung dalam satu payung bersama Facebook, seperti Instagram hingga audience network. Artinya, penggunaan fitur ini bisa digunakan di beberapa platform sejenis sekaligus.

Perlu diketahui pula, tujuan utama dari pengembangan fitur reach and frequency ialah untuk menampilkan iklan pada target audience dalam jumlah maksimum serta memaksimalkan jumlah tayangan iklan yang bisa dilihat audience atau pengguna. Berdasarkan beberapa tujuan yang telah disebutkan, berikut ini keuntungan yang bisa kamu peroleh dengan menggunakan fitur reach and frequency di Facebook, antara lain:

  1. Jadi lebih mudah dalam perkiraan reach and frequency dari campaign brand yang telah atau sedang dikembangkan. Hasilnya juga lebih akurat.
  2. Membantu menghitung jumlah pengguna yang berpotensi melihat iklan dan nanti bisa dijadikan target iklan berikutnya, dengan harapan mereka akan menjadi pelanggan potensial kamu.
  3. Membantu menetapkan batas anggaran perusahaan dengan jumlah keseluruhan yang direncanakan. Dengan kata lain, kamu bisa membuat anggaran belanja iklan yang lebih proporsional dan sesuai target yang diharapkan. 
  4. Memudahkan proses perencanaan campaign sesuai dengan waktu yang diinginkan atau tentukan.
  5. Total frekuensi iklan yang memungkinkan dilihat oleh setiap pengguna Facebook untuk waktu yang lama, bahkan selamanya, bisa menjadi data terbaik bagi kamu dalam merencanakan iklan dan promosi di kemudian hari.

Sebagai salah satu media sosial yang populer dan banyak digunakan orang, Facebook bisa menjadi media promosi digital yang mampu mendatangkan keuntungan bagi bisnis, asalkan kamu bisa memanfaatkan setiap fitur yang tersedia, termasuk fitur reach and frequency yang bisa memaksimalkan social media campaign.


Demikianlah ulasan mengenai fitur reach and frequency dalam memaksimalkan strategi media sosial campaign di Facebook sehingga bisa meningkatkan keuntungan bisnis. Jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan mengenai penyelenggaraan social media campaign yang tepat sasaran, kamu bisa menghubungi digital advertising agency berpengalaman yang sudah banyak mensukseskan kampanye berbagai brand di media sosial dalam penyelenggaraan social media strategy. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kamu, ya!

%d bloggers like this: