Meskipun Banyak Medsos Saingan, Youtube Masih Tren di Indonesia? | SevenAds

Datangnya Instagram, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya tidak membuat Youtube minggat dari gawai elektronik masyarakat Indonesia. Menurut riset oleh Hootsuite & We Are Social bulan Januari 2021 kemarin, kegiatan yang paling banyak dilakukan oleh pengguna internet berusia 16-24 tahun adalah menonton video online. Jadi, tak heran apabila Youtube berhasil menjaring 170 juta pengguna. Angka itu sama dengan 93,8 persen dari 181,9 juta pengguna internet berusia 16-64 tahun di Indonesia. Secara global, menurut Statista, Youtube diprediksikan akan memiliki 1,8 miliar pengguna di penghujung tahun 2021 nanti. 

Yuk, kita kilas balik tren dan perjalanan Youtube di Indonesia!

1. Menggeser televisi

Siapa disini yang jarang nonton TV tapi rutin nonton Youtube? Yup! Cukup dengan handphone dan koneksi internet, kamu bisa menikmati miliaran konten video yang ada di Youtube. Bisa jadi film pendek, musik video musisi kesayangan, rekaman seminar, hingga siaran ulang acara TV favorit, Youtube ibarat “sarang” yang menerima operan konten dari televisi. 

Sumber gambar: techradar

Ciri-ciri di bawah jelas terdapat pada media sosial lain, seperti Instagram, apakagi TikTok. Tapi, Youtube sebagai penyedia video online tentu memiliki kekuatan yang besar hingga bisa menggeser televisi.

2. Menjangkit content creator

Kamu suka make up? Pengen belajar bikin makanan kekinian? Cari wejangan tentang asmara? Olahraga? Atau sekedar nonton konten yang lucu-lucu? Youtube bisa memberikan jawaban untuk itu semua. Peran yang satu ini tentu menarik banyak orang untuk terus nempel sama Youtube. Hal ini cukup memudahkan bagi banyak orang karena proses belajar bisa dilakukan secara mandiri. 

Sumber gambar: tanyadigital

Baca juga: Strategi Marketing Bisnis Melalui Instagram Yang Harus Kamu Lakukan di Tahun 2021!

3. Media klarifikasi

Ehem…kira-kira, acara “ngobrol-ngobrol” dengan narasumber kece di TV bakal tetep eksis gak ya kalau sekarang semua artis, bahkan pejabat, punya podcast masing-masing di Youtube? Para video content creator tidak butuh lagi studio besar dan puluhan kamera untuk “mengorek” kehidupan bintang tamu. Tidak heran kenapa podcast para content creator semakin ramai dibicarakan orang.

Sumber gambar: ef.com

4. Grand Webinar

Selama pandemi COVID-19, sudah berapa banyak acara atau webinar besar yang diselenggarakan di Youtube? Bahkan, Youtube dapat mengadakan acara siaran langsung sehingga peserta bisa langsung melemparkan komentar dan pertanyaan mereka kepada narasumber materi. 

Sumber gambar: GoToMeeting

5. Gudang iklan

Kalo masalah anak 90-an zaman dulu adalah nunggu buffering Youtube, sekarang berganti jadi nunggu iklan. Karena popularitasnya, Youtube jadi wadah bagi para pengiklan di luar sana. Iklannya bisa ditaruh di awal, di akhir, bahkan di tengah-tengah video. Nggak mau ada iklan? Bayar dong :p

Sumber gambar: Star Network

Nah, kamu setuju nggak sih kalo Youtube masih jadi raja media sosial? Bagaimana dengan TikTok?

Yuk, kasih pendapat kamu di kolom komentar ya!

%d bloggers like this: