Mengenal Lebih Jauh Tentang Social Media Marketing | SevenAds

Social media marketing adalah salah satu jenis marketing yang sekarang banyak digunakan. Sederhananya, marketing jenis ini memanfaatkan peran media sosial dalam proses marketingnya.

Banyak perusahaan sudah menggunakan social media marketing. Marketing jenis ini memang lebih efisien dan efektif, jika dibandingkan dengan metode marketing lainnya.

Nah, kali ini Seven Ads akan mengenalkan anda secara lengkap apa itu social media marketing beserta dengan strategi-strategi social media marketing.

Secara sederhana, social media marketing adalah proses marketing yang dilakukan lewat media sosial. Biasanya media sosial yang digunakan adalah Facebook, Instagram, atau Twitter.

Sedangkan menurut para ahli, social media marketing adalah proses menarik perhatian orang agar terikat (engaged) dengan konten yang disajikan. Jika sudah terikat, kemungkinan konten itu akan dibagikan tentu jadi lebih besar. 

Mengapa  Social Media Marketing Penting?

Jaman sekarang aspek terpenting pemasaran digital ada di Media Sosial. Media sosial mampu menjangkau jutaan orang untuk memudahkan Anda menyebarkan informasi bisnis yang anda dimiliki. Jadi, apa yang membuat Social Media Marketing itu penting ? Yuk simak!

1. Mendapatkan feedback produk dan strategi pemasaran

Jika strategi pemasaranmu melalui social media marketing berhasil, maka brand anda akan mulai dikenal dan mulai jadi topik pembicaraan. Kamu pun bisa melihat langsung bagaimana customer berinteraksi dengan konten di media sosialmu. Misalnya dengan memberikan like atau mem-follow akunmu. 

Ditambah lagi, media sosial juga menawarkan fitur komentar. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk memberikan pendapatnya soal produk yang kamu tawarkan atau cara kamu memasarkan produkmu.

2. Meningkatkan Brand Awareness

Sebuah produk akan semakin dikenal ketika diunggah di media sosial secara terus-menerus. Ini karena perlahan-lahan masyarakat akan mulai menaruh perhatian akan keberadaannya.

Mulanya masyarakat mungkin hanya akan melihat-lihat produk atau jasa yang kamu tawarkan untuk sementara waktu. Namun, jika terus diunggah di media sosial, sebuah produk akan mulai dianggap ada dan diingat oleh masyarakat.

Ini karena media sosial jadi sebuah platform yang terus dikonsumsi setiap hari oleh orang-orang dan mampu menjangkau masyarakat luas sesuai dengan target marketer yang kita tentukan.

3. Meningkatkan Penjualan

Jika brand anda semakin dikenal dan masyarakat telah menaruh perhatian akan keberadaan brandmu maka tentunya hal itu akan meningkatkan tingkat penjualanmu.

Pemasaran media sosial sangat berperan dalam meningkatkan penjualan, namun saat Anda menggunakan media sosial jangan terus-terusan melakukan penjualan. Sebaiknya juga ada interaksi dengan konsumen karena bisa jadi itu mempermudah Anda melakukan penjualan.

4. Mempelajari Kompetitor

Dengan social media marketing,  mempelajari kompetitor jadi lebih mudah. Pasalnya, social media marketing sekarang marak digunakan oleh perusahaan untuk memasarkan produk.

Dengan aktif di media sosial, strategi yang dilakukan oleh kompetitor bisa jadi bahan pembelajaranmu. 

Strategi dalam Social Media Marketing

Berikut ini strategi-strategi yang dapat kamu implementasikan pada social media marketing mu!

1. Tentukan Audiens dan Kenali Audiens

Pertama, kamu harus menentukan dan memetakan target customer atau audiensmu lalu kemudian mengenali selera audiens  agar target marketer dan strategi penjualanmu tepat sasaran. Selera audiens bisa jadi tolak ukur kecocokan produk yang kita buat.

Selain itu, dengan memetakan selera audiens, kamu bisa menentukan konten menarik apa yang akan dibuat di media sosial. Semakin cocok selera audiens dengan konten yang kamu sajikan, engagement pun jadi lebih besar. 

2. Tentukan Platform

Kedua, tentukan dalam platform mana produk akan dijual. Seperti yang sudah disebutkan di atas, setiap platform memiliki fiturnya sendiri-sendiri. Hal ini akan berpengaruh terhadap penyajian konten dari produk yang akan dijual.

3. Jadwalkan Waktu Posting

Atur waktu yang pas untuk menjual produk, dengan cara melihat kapan orang-orang aktif di media sosial dengan melihat dari fitur yang telah disediakan di platform yang telah kamu pilih. Pastikan kamu harus aktif dalam memposting konten-kontenmu.

Ada jam-jam tertentu yang tepat untuk menjadwalkan waktu posting untuk kontenmu. Misalnya, di jam makan siang antara pukul 12.00 sampai 13.00 WIB karena banyak dari mereka yang mengambil waktu istirahat untuk melihat media sosial, atau bisa juga pada pukul 18.00-20.00 WIB pada malam hari menjadi waktu yang tepat.

4. Ciptakan Konten yang Menarik

Konten yang kamu sajikan tentunya harus menarik dan menghasilkan peningkatan engagement dan sharing. Dengan konten yang menarik, orang juga bisa saja tergerak membeli atau menggunakan produk yang dipasarkan.

Untuk menciptakan konten yang menarik, kamu tentu harus melakukan riset dulu. Cari tahu konten apa saja yang dibutuhkan oleh audiensmu dan jenis konten seperti apa yang paling mereka sukai. Misalnya audiensmu lebih suka konten video, kamu bisa fokus menciptakan video-video yang menarik. 

5. Evaluasi

Media sosial akan menyajikan data-data yang akurat mengenai keberhasilan dalam proses marketing. Data-data ini bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran social media marketing yang lebih baik ke depannya.

Selain engagement dan sharing, ada faktor-faktor lain yang bisa jadi tolak ukur keberhasilan social media marketing. Di antaranya followers (pengikut), jumlah orang yang melihat konten, serta seberapa banyak orang mengunggah ulang konten yang dibuat. 

Dari evaluasi yang kamu lakukan, pelajari pola audiensmu untuk menguji coba beberapa strategi sampai kamu menemukan yang paling pas.

Nah, itu dia serba-serbi social media marketing dan strategi atau langkah awal untuk memulai social media marketing. Kamu juga dapat menghubungi kami disini sebagai konsultan social media management kamu yang akan membantu menghandle social media marketing bagi perusahanmu!

%d bloggers like this: