Mau jadi Content Writer? Pelajari Tipsnya, Yuk! | SevenAds

Di era digital seperti saat ini, setiap orang dan kalangan tanpa batasan usia dipastikan bisa memproduksi konten. Tidak hanya pembuat konten, kita juga dituntut untuk pintar menulis, loh!

Di era teknologi yang serba mengandalkan internet ini, pilihan karirpun meningkat dari waktu ke waktu. Salah satunya adalah menjadi penulis konten. Dewasa ini, penulis konten berperan penting dalam kemajuan perusahaan terutama bagi mereka yang melebarkan sayapnya di dunia digital. Hal ini tentunya tidak terlepas dari perkembangan pemasaran dari segi konten, permintaan akan konten dengan kualitas tinggi dari masing-masing perusahaan dan merek juga semakin meningkat. Sayangnya, banyak orang yang tidak percaya diri karena dianggap tidak pandai menulis dan merangkai kata.

Tahukah kamu jika menulis, terutama menulis konten, bisa dilatih dan dipelajari, loh! Mau tau? Simak tips-tipsnya dibawah!

Memilih tema yang menarik.

Hmm.. katanya sih “Don’t judge a book by its cover.” tapi sadar gak sih terkadang sebuah judul aja bisa menentukan apakah kita akan membaca buku tersebut atau tidak.

Sama seperti buku, konten yang menarik untuk dibaca atau dilihat akan terlihat lebih mengesankan jika dikemas dengan tampilan yang eye catching. Pemilihan tema yang menyesuaikan trend saat ini bisa menjadi pertimbangan untuk kamu dalam membuat konten yang menarik mata.

Pilih jenis tulisan untuk pondasi konten kamu.

Jenis penulisan konten itu ada banyak jenis formatnya, seperti konten untuk blog, konten untuk SEO, konten untuk situs web, copywriting, podcasting, scripting, skrip video, penulisan akademis, dan masih banyak lagi.

Baca juga: SEO ARTIKEL 101: Kenapa SIh Kita Butuh SEO Dalam Artikel?

Selain itu, penulis konten memiliki kesempatan untuk bekerja di industri apa pun yang mereka sukai, karena hampir semua industri sekarang bergerak dalam pemasaran konten, seperti blog mode, olahraga, konten berita atau berita terkini, konten pemasaran, konten pendidikan, konten kreatif, dan sebagainya.

Nah, Kamu bisa memilih beberapa format konten sesuai minat dan keahlian kamu. Namun, masing-masing format ini biasanya menghadapi tantangannya tersendiri. Karena itu, coba persempit dulu fokusnya sesuai minat atau hobi kamu sendiri, ya!

Research is a must!

Jika kamu ingin menulis dan membuat konten, tentunya kamu harus paham dan mengenal seperti apa konten kamu sebelum kamu mengenalkannya ke publik. Tak kenal maka tak sayang, bukan?

Berikut tips yang bisa kamu lakukan untuk riset dalam penulisan konten kamu:

  • Pahami konteksnya! Kenapa kamu menulis konten tersebut dibanding dengan konten lain? seperti apa tata bahasa dan style yang tepat untuk target audiens kamu
  • Verifikasi kredibilitas informasi yang akan kamu diberikan dengan melihat domain authority melalui MozBar untuk mencari tau seberapa tren atau validnya situs web yang kamu gunakan? dan seperti apa reviewnya. Jangan sampai salah flatform ya!
  • Manfaatkan fitur screenshot serta kelola bookmark dan kutipan agar catatanmu terlihat rapih saat disimpan.
  • Pelajari Google Search Hack untuk membuat kontenmu lebih mudah terlihat.

Latihan menulis dengan penuh fokus.

Menulis dan mengedit adalah dua hal yang tidak boleh dilakukan pada saat bersamaan, Loh! Sebelum Kamu selesai menulis, tahan dulu keinginan untuk mengedit teks, Ya!

Berikut beberapa tips berlatih menulis tanpa gangguan:

  • Tuliskan hal pertama saat kamu bangun tidur di pagi hari
  • Jangan mengedit format, kesalahan input atau tata bahasa sebelum menyelesaikan penulisan. pastikan notepad berada di sisi kamu, Ya!
  • Jika ada masalah yang mengganggu kamu, silakan tulis dan selesaikan nanti.
  • Gunakan editor teks yang kompatibel dengan banyak platform, antarmuka memiliki antarmuka non-interferensi dan penyimpanan cloud, dan dapat diedit secara offline
  • Gunakan Teknik Pomodoro: 45 menit menulis dan 15 menit istirahat
  • Jika kamu tidak dapat berhenti mengedit saat menulis, coba tutupi layar laptop dengan kain.
  • Gunakan headphone untuk menutupi kebisingan.
  • Matikan semua notifikasi di desktop dan perangkat seluler untuk meminimalkan gangguan saat kamu menulis.

Baca juga: Kehabisan Ide dalam Copywriting? Ini 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan!

Editing time!


Untuk menjadi penulis konten yang baik, Kamu harus menjadi editor yang kejam. Alasannya, draft kotor dapat menyebabkan kinerja dan reputasi yang buruk, sehingga mengurangi peluang untuk mempertahankan audiens kamu.

Penulis konten yang sukses biasanya menghabiskan 75% waktunya untuk mengedit, mengoreksi, dan memproses. Oleh karena itu, pastikan kamu mengoreksi artikel sebelum mengirimkannya, Ya!

Let’s Publish!

Saatnya untuk publikasi!

Pastikan setiap konten yang kamu unggah dapat diakses oleh publik. Publikasi tidak hanya membantu kamu meningkatkan tulisan dan kepercayaan diri, tetapi juga membangun portofolio investasi tertentu dan meningkatkan visibilitas, Loh!

Beberapa tips yang perlu diperhatikan saat memposting konten:

  • Evaluasi berbagai platform blog gratis yang tersedia.
  • Pilih platform yang mudah digunakan dan relevan dengan target audiens Pastikan untuk mengoptimalkan judul posting, link URL dan deskripsi meta untuk setiap posting.
  • Bagikan postingan di jaringan media sosial; seperti LinkedIn, Facebook, Twitter, dan Instagram
  • Tambahkan tautan artikel ke portofolio online dan profil LinkedIn kamu.
  • Jangan pernah membandingkan tulisan kamu sendiri dengan tulisan orang lain.
  • Fokuslah pada peningkatan setiap konten yang kamu tulis.

Nah itu dia beberapa tips yang dapat membantu kamu untuk menjadi seorang Content Writing yang handal. Yuk percaya diri untuk menulis!

%d bloggers like this: