Ini Dia Perbedaan Kerja di Start Up dan Corporate | SevenAds

Saat ini banyak sekali milenial yang berlomba-lomba untuk membangun dan merintis perusahaan di bidang startup. Startup pun banyak sekali menjadi incaran para milenial karena memiliki suasana kerja yang sangat berbeda dengan corporate atau perusahaan yang sudah mapan. 

Ini dia beberapa perbedaan bekerja di start up dan corporate.

Baca juga: 5 Tips Bersikap Respect dengan Rekan Kerja

Budaya Kerja 

https://dynamicbusiness.com.au/featured/lets-talk-startupcorporate-collaborations.html

Perusahaan yang sudah matang dan lama berdiri memiliki birokrasi dan hirarki budaya lebih ketat. Dengan struktur karyawan dan memiliki banyak batasan yang berpengaruh  terhadap sikap dan perilaku pemimpin dan karyawannya. Corporate yang kerja nya lebih stabil dan memberikan hasil kerja yang optimal dan menghasilkan rutinitas kerja. 

Sedangkan startup banyak diisi oleh anak muda dan budaya kerja nya lebih fleksibel. Start up yang gaya kerja nya lebih mengedepankan kolaborasi. Walau tetap dengan struktur jabatan namun pada prakteknya tidak mencolok. Komunikasi yang terjalin lebih komunikasi dua arah. Ide dan gagasan lebih dihargai dalam perusahaan startup.

Jam Kerja

https://www.freepik.com/free-photo/collaborative-process-group-multicultural-business-people-smart-casual-wear-communicating-using-technology-while-working-together-creative-office-asia-team-young-professionals-work_7685915.htm

Waktu kerja yang paling membedakan dimana dalam corporate biasanya jam kerja sudah mengikat dan sesuai aturan yang sudah ditetapkan. Bila terlambat akan ada hukuman pemotongan gaji. 

Sedangkan pada start up jam kerjanya cenderung lebih flexible. Budaya perusahaan startup yaitu perusahaan yang lebih mementingkan goal yang diraih ketimbang jam kerja.

Cara menyampaikan pendapat 

https://sleekr.co/blog/strategi-perekrutan-karyawan/

Corporate lebih mengedepankan gaya kepemimpinan yang demokratis, yakni mengumpulkan konsensus terlebih dahulu sebelum akhirnya menetapkan keputusan. Dalam sebuah proyek biasanya mengikutsertakan dari berbagai divisi dan jabatan yang berbeda. 

Semuanya harus dilakukan secara sistematis. Sedangkan di start up, memiliki hak yang sama seperti manajer untuk menyuarakan pendapat asalkan memiliki ketrampilan yang mumpuni dan mampu mempertanggungjawabkan nya.

%d bloggers like this: