Iklan Media Luar Ruang, Bentuknya Bisa Apa Saja Ya? | SevenAds

Suatu bisnis tentu membutuhkan media yang tepat untuk memasarkan produknya. Tidak dapat dipungkiri, internet dengan berbagai macam ruangnya merupakan pilihan populer di era digital seperti sekarang. Namun, beberapa media yang sudah populer sebelum maraknya internet juga masih mendapat sorotan dari masyarakat, lho! Contohnya televisi dan media luar ruang. Berdasarkan data dari Nielsen dalam Ekonomi.bisnis, tingkat penetrasi media luar ruang mencapai 54 persen. Angka tersebut menyebabkan media luar ruang menduduki posisi ke-3 di bawah televisi dan internet. 

Sumber: mediamove.id

Di awal dan pertengahan pandemi COVID-19, tentu beriklan di media luar ruang menjadi kurang relevan karena masyarakat jarang keluar rumah. Tapi sekarang, di saat masyarakat sudah kembali beraktivitas, media luar ruang kembali mendapatkan sorotan. Lantas, bentuk iklan yang seperti apa ya yang cocok untuk diproyeksikan pada media luar ruang?

1. Eye-catching

Iklan yang ditampilkan pada media luar ruang harus sangat eye-catching. Mengapa? Media luar ruang seperti billboard atau layar LED yang ada di gedung-gedung bertujuan untuk menarik perhatian orang yang melakukan mobilitas, baik itu dalam kendaraan maupun jalan kaki. Oleh karena itu, iklan pada media luar ruang harus memenangkan perhatian siapapun yang melewatinya.

Sumber: rawshorts

2. Singkat, padat, dan jelas

Iklan media luar ruang diperuntukkan untuk dinikmati dengan waktu yang sangat singkat. Oleh karena itu, pesan yang terdapat di iklan media luar ruang sebaiknya tidak panjang dan berteleee-teleee. TAPI, pengecualian bisa terjadi apabila titik media luar ruang yang dimaksud berada di daerah yang sering macet. 

3. Kreatif

Be creative sebenarnya bertujuan agar eye-catching. Iklan yang dipajang di media luar ruang berarti harus siap bersaing dengan iklan-iklan lainnya maupun berbagai bangunan yang mengelilinginya.

Sumber: Maxmanroe

Baca juga: Tips Marketing Untuk Penjualan Produk Jasa!

4. Interaktif

Interaktif memang bukan ciri utama yang harus ada pada iklan media luar ruang. Tapi, kalau bisa, why not? Jadikan iklan media luar ruang sebagai hiburan sesaat bagi orang yang melewatinya. Hiburan yang dimaksud dalam konteks ini tentunya, harus interaktif supaya bisa relate dengan kondisi orang-orang yang melihatnya.

Sumber: trendhunter

Meskipun penetrasi media luar ruang mencapai 54 persen, internet memiliki angka yang lebih besar lho, alias 65 persen. Selain konten bisa tampil lebih beragam di internet, biaya yang dibutuhkan juga dapat ditekan. 

Masih ragu untuk membuat konten pemasaran yang menarik? Bingung ingin mulai darimana? Yuk, konsultasikan dengan kami disini!

%d bloggers like this: