Cara Jitu Menghindari Penipuan Online | SevenAds

Di era digital ini, online shopping bisa dikatakan sudah menjadi trend bagi semua orang. Mengingat melalui belanja online, kita tidak perlu lagi mencari produk yang kita butuhkan yang wajar. Jika kita ingin membeli suatu produk, kita cukup mencari secara online dan memesannya. Caranya sangat mudah dan praktis, apalagi sekarang harga internet semakin murah dan murah, bukan lagi barang mewah.

Meski pembelian dan penjualan online memiliki banyak dampak positif, ternyata Anda perlu mewaspadai beberapa dampak negatifnya. Ini merupakan peningkatan dalam berbagai bentuk penipuan online. Mengingat banyaknya korban yang merugi puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah, tak boleh meremehkan peningkatan penipuan semacam ini.

Saat melakukan transaksi, Anda perlu memperhatikan pola yang biasa digunakan dalam penipuan online. bagaimana itu? Simak tips berikut ini.

Jangan tertarik dengan barang yang harganya tidak masuk akal

Salah satu strategi scammer untuk memikat korban adalah dengan menjual barang yang lebih murah dari harga pasar. Lebih baik lagi jika Anda memilih toko online yang sudah terpercaya sehingga transaksi yang Anda lakukan benar-benar bebas dari risiko. 

Apalagi sekarang ada berbagai website untuk mengecek kredibilitas toko-toko online, Anda bisa menggunakannya sebagai referensi untuk memilih toko online.Jika kelak terjadi penipuan di toko online, polisi akan bertanggung jawab karena tugasnya adalah memverifikasi toko online yang terdaftar.

Simpan semua bukti dan transaksi dengan benar

Jangan membuang bukti apapun yang terkait dengan transaksi, seperti bukti percakapan melalui SMS atau bukti transfer Anda. Untuk keamanan lebih, sebaiknya simpan semua barang bukti sampai barang yang dipesan ada di tangan Anda. Ini untuk berjaga-jaga, kalau-kalau Anda menjadi korban penipuan.

Minta foto barang asli

Dalam beberapa kasus penipuan, penipu menggunakan berbagai metode dan teknik. Salah satu trik para penipu adalah mengirimkan barang yang tidak sesuai dengan produk aslinya, bahkan dalam beberapa kasus, penipu tidak akan mengirimkan barang pesanannya, melainkan hanya akan mengirimkan kotak kosong tersebut kepada pembeli.

Untuk menghindari hal tersebut, sangat penting bagi Anda untuk memeriksa gambar produk yang ingin Anda beli, karena penipu dapat mengambil gambar dari Google. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu meminta lebih dari satu foto barang yang ingin Anda beli.

Berhati-hatilah dengan setiap email yang Anda terima

Penipuan yang menatap data kartu kredit Anda biasanya menggunakan email untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu, jika ada email di kotak masuk Anda yang meminta Anda untuk memberikan data akun atau kartu kredit, Anda harus mengabaikannya, karena kemungkinan besar ini adalah perilaku penipu.

Jika Anda menggunakan Gmail, biasanya saat ada email yang mencurigakan dan banyak orang menandainya sebagai penipuan, mereka akan masuk ke kotak spam. Jika mendapatkan hal seperti ini, yang terbaik adalah belajar dan berbagi dengan orang-orang sekitar Anda, agar dapat mengantisipasi penipuan online.

%d bloggers like this: