Social media marketing adalah strategi digital marketing dengan menggunakan platform social media untuk memikat audiens dengan tujuan meningkatkan penjualan, membangun brand awareness, dan mendapatkan traffic untuk brand-mu.


Ada banyak strategi social media marketing yang dapat digunakan atau diterapkan seperti contohnya membuat dan membagikan konten-konten yang menarik dan eye-catching berinteraksi dengan followers, menganalisa performa strategi konten dan insight konten serta melakukan iklan di media sosial maupun bekerjasama dengan influencer atau KOL.


Artikel kali ini, mari kita ulas bersama langkah apa saja yang harus kita lakukan sebelum membuat strategi social media!


1. Riset Market


Langkah paling awal sebelum memulai membuat strategi social media marketing adalah melakukan riset calon pembeli dan membuat buyer persona. Riset market atau customer adalah representasi dari customer yang didapat dari riset pasar dan data existing customer.


Ketika membuat buyer persona, kategorikan dan kelompokkan demografis, pola perilaku, motif, tujuan, masalah, dan daya beli dari customer-mu. Semakin detail data yang kamu miliki maka semakin baik buyer persona yang Anda miliki. Dengan mengetahui buyer persona, baru lah kamu dapat menentukan konten seperti apa yang harus kamu buat.


Contohnya jika kamu brand Skincare dan buyer persona kamu adalah Perempuan dengan range umur 21-25, dengan karakter buyer yang berpegang dan sangat concern di bahan-bahan alami maka kamu harus kemas konten-mu lebih girly tapi tidak terlalu childish dan highlight natural ingredients sebagai main concern dari brand-mu.


2. Menentukan Platform Social Media yang Sesuai


Tahap selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah menentukan platform social media yang sesuai dengan brand-mu sebagai media untuk mempromosikan brand dan produkmu. Berikut ini adalah beberapa platform social media dengan pengguna terbesar yang dapat menjadi pilihan Anda:

A. Instagram

Instagram banyak digunakan oleh kaum millennials dan menjadi platform yang tepat untuk konten visual seperti foto dan video.

B. Facebook

Facebook banyak digunakan oleh kaum millennials yang lebih dewasa dan menjadi platform yang cocok bagi konten seperti artikel, berita, dan video.

C. Youtube

Youtube banyak digunakan oleh Generation Z dan millennials dan merupakan platform khusus untuk konten video.

D. LinkedIn

LinkedIn merupakan social media yang banyak digunakan oleh para pekerja profesional dan pebisnis. Jika bisnis kamu bergerak di industri B2B, maka LinkedIn adalah tempat yang tepat untuk Anda.

E. TikTok

TikTok adalah platform yang tepat untuk kamu, jika audiens-mu adalah kaum Gen Z. Di Tiktok kamu dapat melakukan banyak hal dan explore lebih banyak konten seperti video pendek, story telling, Tiktok live shopping, dan lainnya.


Ketahuilah dimana target audiens-mu menghabiskan waktu mereka ketika menggunakan social media, dan fokuskan waktu dan tenaga Anda untuk melakukan pemasaran di platform tersebut.


3. Membuat Konten


Membuat konten yang unik dan menarik sangat berperan penting bagi kesuksesan sebuah brand ketika menjalankan social media marketing. Bayangkan saja, setiap harinya ada milyaran konten baru yang di-post oleh para user lainnya. Bagaimana konten brand Anda bisa stand-out dari para kompetitor dan konten lainnya? Tentu dengan menyajikan konten yang original dan unik.


Inilah tantangan terbesar ketika menjalankan social media marketing. Konten yang memaparkan produk saja biasanya tidak efektif dalam menarik hati calon customer Anda! Sebelum membuat konten, Anda harus berpikir matang-matang dan juga tidak boleh melupakan sisi customer Anda.


Jika kamu kesulitan dalam membuat suatu konten, kamu dapat berkonsultasi ke SevenAds Indonesia dengan cara mengirimkan email ke [email protected] Kami akan dengan senang hati membantumu untuk memberikan ide-ide konten terkini dan cara jitu memenangkan hati pelanggan!


4. Analisa Hasil


Kita tahu bahwa social media dan dunia digital marketing sangat dinamis dan terus berubah, maka tidak ada sebuah strategi maupun cara social media marketing yang pasti benar dan dapat dijadikan acuan. 


Cara yang baik digunakan saat ini belum tentu akan efektif dilakukan di bulan depan. Algoritma dari social media juga berubah-ubah, Anda sebagai marketer harus mengikuti tren dan meng-update diri dengan pengetahuan terbaru. Oleh karena itu, menganalisa hasil dan dampak dari social media marketing yang Anda lakukan menjadi sesuatu yang sangat penting dan krusial..


Anda harus mengetahui goals atau tujuan yang Anda inginkan dan memahami metrik atau KPI social media yang perlu dianalisis sehingga dari hasil yang didapat kamu dapat memperbaiki kesalahan yang terjadi ataupun mengembangkan ide.


Jadi, itulah 4 langkah yang harus kamu lakukan sebelum merancang sebuah strategi social media! Yukk, coba lakukan dari sekarang~