Bisnis-mu Ngestuck, dan Sulit Mendapatkan Customer Baru? Coba Atasi dengan Re-branding! | SevenAds

Sumber gambar: Edkent Media

Tentu sudah banyak produk yang melakukan rebranding di sekeliling kita. Contohnya, Burger King yang baru saja memperbarui logonya. Hal serupa juga pernah dilakukan Gojek, Instagram, dan Google. Kira-kira, apa sih pengertian, tujuan, dan cara melakukan re-branding? Yuk, kita bahas!

Sumber gambar: INTHEBLACK

Branding sendiri adalah usaha untuk “apa” dan “bagaimana” suatu produk atau perusahaan di mata masyarakat. Singkatnya, branding adalah jati diri yang terpancar dari suatu brand. Sedangkan re-branding, adalah usaha untuk melakukan branding ulang.

Dengan kata lain, re-branding adalah usaha menampakkan branding yang baru. Re-branding sendiri tidak harus mengubah objek atau perusahaan secara total. Tapi ingat, re-branding sebaiknya dapat menyentuh seluruh sudut perusahaan.

Kenapa kita butuh melakukan rebranding?

Pembaruan tujuan dan perubahan pasar

Di tengah-tengah menjalankan bisnis, tentu kita melakukan evaluasi terhadap seluruh komponen usaha. Saat melakukan evaluasi tersebut, tidak jalan kita terpikir untuk berpindah haluan bisnis. Selain itu, segmen pasar yang kita targetkan di awal juga bisa berubah. Maka dari itu, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperlancar rencana itu adalah dengan melakukan re-branding.

Kompetisi

Pasar dipenuhi dengan banyak produk yang serupa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menunjukan eksistensi brand. Agar diingat oleh masyarakat, penting untuk menunjukan jati diri brand kita, salah satunya dengan re-branding.

Krisis

Dalam menghadapi krisis, kita harus melakukan tindakan yang cepat agar krisis tidak merambah ke sektor lain dalam usaha kita. Dengan melakukan re-branding dalam menghadapi krisis, perusahaan dapat terbantu karena dapat memperbarui citra perusahaan. 

Merger

Penggabungan dua perusahaan merupakan langkah besar yang dapat menyebabkan banyak perubahan. Nah, re-branding bisa jadi salah satu tools untuk mengkomunikasikan perubahan itu.

Sumber gambar: inc.com

Untuk menentukan proses dan hasil re-branding yang hendak dilakukan, jangan lupa melakukan riset terlebih dahulu, ya! Lalu, penting bagi kita untuk merinci tujuan dan pesan yang kita inginkan dari re-branding ini. Dalam prosesnya, sertakan banyak ide dan masukan dari rekan-rekan kerja, supaya terbuka banyak pilihan yang nantinya akan didiskusikan. 

Baca juga: 5 Tips untuk Membuat Pesan Kunci yang Kuat

Banyak cara yang dilakukan untuk melakukan rebranding, diantaranya: 

Mengganti nama 

Nama merupakan aspek yang cukup penting bagi suatu produk atau perusahaan. Soalnya, nama akan dengan mudah diberitahukan dan dibicarakan orang lain. So, pastikan ya nama brand kamu unik, tidak sulit dieja, dan mudah diingat!

Mengubah logo

Selain nama, logo juga merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dari brand kamu. Logo adalah bayangan visual yang akan muncul di otak konsumen bila mendengar nama brand atau segala hal yang berkaitan dengan brand kamu. Itulah mengapa mengubah logo merupakan langkah besar bagi perusahaan manapun.

Sumber gambar: Ruby Porter

Membuat slogan baru

Tidak kalah penting, slogan juga penting banget loh! Slogan akan membantu kita untuk menyampaikan pesan kita lebih jelas. Nantinya, slogan juga bisa kita turunkan untuk materi promosi atau pemasaran. Slogan bisa menemani konten-konten yang akan kita buat sehingga semakin melekat di otak konsumen. Pastikan slogan dibuat sekreatif mungkin ya! Tentunya, disesuaikan dengan kemampuan terbaik dari produkmu.

Merombak produk

“Merombak” bukan berarti mengubah secara total, meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa produk bisa berubah. Merombak bisa berarti memperbaiki, memperbarui, atau menambah varian produk.

Merombak produk yang nantinya akan sampai di tangan konsumen pastinya akan menjadikan rebranding yang kamu buat semakin dirasakan oleh masyarakat.

Setelah mengetahui tentang re-branding, kira-kira, apakah kamu membutuhkan re-branding? Kalau iya, langkah apa yang cocok untuk produk kamu? Selamat mencoba!

%d bloggers like this: