Bingung Memasarkan Bisnis-mu? Lifestyle Marketing Bisa Jadi Solusi! | SevenAds

Lifestyle marketing adalah kegiatan pemasaran yang menekankan pada kedekatan antara produk dan konsumennya. Kata “lifestyle” adalah kunci. Lifestyle marketing bertujuan untuk menciptakan strategi pemasaran yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Itu artinya, produk langsung masuk menjadi bagian dari gaya hidup konsumen. Perbedaan yang paling mencolok antara lifestyle marketing dengan yang lain adalah tingkat kedalaman dan kedekatan yang berhasil dicapai suatu produk untuk menarik hati audiensnya. 

Sumber gambar: thebridge.in

Lifestyle marketing yang baik mampu menghubungkan produk spesifik yang dipasarkan dengan kebutuhan konsumen.Untuk membuat strategi lifestyle marketing yang baik, yuk simak langkah-langkah di bawah ini:

1. Riset pasar

Semua marketing membutuhkan riset pasar. Lantas, apa yang membedakan dengan riset pasar untuk membuat lifestyle marketing? Lifestyle marketing membutuhkan riset pasar yang sangat mendalam. Sesuai dengan tujuannya untuk menyentuh gaya hidup audiens, angka dan persebaran target pasar saja tidak cukup. 

Sumber gambar: lucidchart

Kita harus mengetahui kebiasaan, hobi, dan rutinitas dari kalangan yang dijadikan target pasar. Berbagai informasi itu bisa membantu kita untuk mengenal audiens dan mengetahui darimana mereka mengakses informasi. Kita harus bisa menempatkan kaki kita di sepatu audiens. Dengan begitu, kita dapat menyisipkan produk kita di keseharian konsumen. 

2. Brand positioning

Setelah mendapat semua informasi yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah memikirkan, kita ingin meletakkan brand kita dimana? Setiap orang melakukan kegiatan dan memiliki kebiasaan yang berbeda selama 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, 28-31 hari dalam sebulan. Berdasarkan informasi yang kita dapat, di titik manakah produk kita ingin menjadi bagian dari keseharian konsumen?

Sumber gambar: detailxpertsfranchise

3. Bentuk cerita tentang produk

Storytelling adalah cara yang sangat populer di marketing, terutama di lifestyle marketing. Kita perlu membangun cerita produk kita agar dapat “berkolaborasi” dengan cerita konsumen.

Sumber gambar: thespikelab

4. Tunjukan jati diri produk

Agar pemasaran semakin maksimal, usahakan untuk menunjukan jati diri produk dalam setiap langkahnya. Dengan begitu, karakter brand kita dapat terpancar dan menyentuh hati audiens. 

Baca juga: Tipuan Marketing Yang Tidak Kamu Sadari: ACTION PARALYSIS

5. CONSISTENT is KEY!

Supaya audiens merasa dekat dengan produk, tentu kita harus menyodorkannya dengan waktu yang konsisten dan secara teratur. Jangan kasih kendor!!

Sumber gambar: theforbes.com
%d bloggers like this: